Jumat, 04 November 2011

Belalang & Kupu-kupu Indonesia masuk New 7W


Komodo gagal, malah belalang dan -kupu dari Indonesia yg masuk 7 keajaiban dunia,
karena Unesco akan menetapkan belalang dan kupu-kupu Indonesia masuk 7 keajaiban dunia setelah menerima kiriman lagu “Pok Ami-ami”.
Unesco baru tahu bahwa belalang dan kupu-kupu Indonesia ajaib karena siang makan nasi, kalau malam minum susu


Read more: http://www.kitikkitik.com/kumpulan-cerita-humor-lucu/7w/#ixzz1cm8NBhKQ

Gayus dan Sapi Idul Adha

Cerita 2 Sapi menjelang Lebaran Adha
Sapi 1:"grook.....grook.....grook.........."
Sapi 2:"knapa lo....sakit?...............
Sapi 1:"ssssttt...gw lagi pura2 jadi babi..biar gak dipotong".
Sapi 2 :"kalo lo jadi babi, gw jd apa ya?"
Sapi 1:"cepetan pake wig...lo pura2 jadi gayus!!!..." 


Read more: http://dunia-lucu-lucu.blogspot.com/2010/11/cerita-lucu-gayus-dan-sapi-idul-adha.html#ixzz1cm7JZ8iz

Atasan Yang Pinter


Suatu pagi seorang
(P)egawai menghdp (A)tasannya (yg pelit, otoriter  cerdas) utk menyampaikan segala uneg-unegnya dgn tujuan meminta kenaikan gaji. Atasannya kemudian tertawa, mempersilahkannya duduk & berkata,”Ha…ha…ha…, dengar kawan, anda itu bahkan belum bekerja utk perusahaan ini meskipun satu !
Masa sekarang  minta naik gaji?”
Tentu saja sang  sangat terkejut mendengar hal itu namun atasannya segera meneruskan.

A(atasan): “Coba katakan  berapa hari dlm setahun?”
P(pegawai): “365 hari dan kadang-kadang 366 hari.”

A: “Betul, sekarang ada berapa jam dlm sehari?”
P: “24 jam.”

A: “Brp jam kamu bekerja dlm sehari?”
P: “Dari jam 08:00 s/d 16:00 jadi 8 jam sehari.”

A: “Jd, berapa bagian dari harimu yang kamu pakai bekerja?”
P: “(mulai ngitung dalam hati… 8/24 jam = 1/3) Sepertiga!”

A: “Wah pinter kamu! Sekarang berapakah 1/3 dari 366 hari?”
P: “122 (1/3×366 = 122 hari).”

A: “Apakah kamu bekerja pada hari Sabtu dan Minggu?”
P: “Tidak, Pak!”

A: “Brp jumlah hari Sabtu dan Minggu dlm setahun?”
P: “52 hari Sabtu ditambah 52 hari Minggu = 104 hari.”

A: “Nah, kalau kamu kurangkan 104 hari dari 122 hari, berapa yang tinggal?”
P: “18 hari.”

A: “Nah, saya sudah kasih kamu 12 hari cuti tiap thn. Sekarang kurangkan 12 hari dari 18 hari yg tersisa itu brp hari yg tinggal?”
P: “6 hari.”

A: “Di hari Idul Fitri dan  apakah kamu bekerja?”
P: “Tidak, Pak!”

A: “Jadi sekarang berapa hari yg tersisa?”
P: “4 hari.”

A: “Di hari Natal dan Tahun Baru apakah kamu bekerja?”
P: “Tidak, Pak!”

A: “Jd sekarang berapa hari yg tersisa?”
P: “2 hari.”

A: “Sekarang sisa tersebut kurangi dengan , Imlek, Nyepi, 1 Muharram, , Isra’ Mikraj, Wafat Yesus, Kenaikan Isa Almasih, Proklamasi, berapa hari yg tersisa?”
P: “??? Gak ada sisa, Pak.”

A: “Jd sekarang anda mau menuntut apa?
:’( =D



Read more: http://www.kitikkitik.com/tag/idul-adha/#ixzz1cm6p0EcY

Kambing Qurban v.s. Ban Mobil

Kuhentikan mobil tepat di ujung kandang tempat berjualan hewan Qurban. Saat pintu mobil kubuka, bau tak sedap memenuhi rongga hidungku, dengan spontan aku menutupnya dengan saputangan. Suasana di tempat itu sangat ramai, dari para penjual yang hanya bersarung hingga ibu-ibu berkerudung Majelis Taklim, tidak terkecuali anak-anak yang ikut menemani orang tuanya melihat hewan yang akan di-Qurban-kan pada Idul Adha nanti, sebuah pembelajaran yang cukup baik bagi anak-anak sejak dini tentang pengorbanan NabiAllah Ibrahim & Nabi Ismail.

Aku masuk dalam kerumunan orang-orang yang sedang bertransaksi memilih hewan yang akan di sembelih saat Qurban nanti. Mataku tertuju pada seekor kambing coklat bertanduk panjang, ukuran badannya besar melebihi kambing-kambing di sekitarnya.
“Berapa harga kambing yang itu pak?” ujarku menunjuk kambing coklat tersebut.
“Yang coklat itu yang terbesar pak. Kambing Mega Super dua juta rupiah tidak kurang” kata si pedagang berpromosi matanya berkeliling sambil tetap melayani calon pembeli lainnya.
“Tidak bisa turun pak?” kataku mencoba bernegosiasi.
“Tidak kurang tidak lebih, sekarang harga-harga serba mahal” si pedagang bertahan.
“Satu juta lima ratus ribu ya?” aku melakukan penawaran pertama
“Maaf pak, masih jauh.” ujarnya cuek.

Aku menimbang-nimbang, apakah akan terus melakukan penawaran terendah berharap si pedagang berubah pendirian dengan menurunkan harganya.
“Oke pak bagaimana kalau satu juta tujuh ratus lima puluh ribu?” kataku
“Masih belum nutup pak” ujarnya tetap cuek
“Yang sedang mahal kan harga minyak pak. Kenapa kambing ikut naik?” ujarku berdalih mencoba melakukan penawaran termurah.
“Yah bapak, meskipun kambing gak minum minyak. Tapi dia gak bisa datang ke sini sendiri. Tetap saja harus di angkut mobil pak, dan mobil bahan bakarnya bukan rumput, ” kata si pedagang meledek.

Dalam hati aku berkata, alot juga pedagang satu ini. Tidak menawarkan harga selain yang sudah di kemukakannya di awal tadi. Pandangan aku alihkan ke kambing lainnya yang lebih kecil dari si coklat. Lumayan bila ada perbedaan harga lima ratus ribu. Kebetulan dari tempat penjual kambing ini, aku berencana ke toko ban mobil. Mengganti ban belakang yang sudah mulai terlihat halus tusirannya. Kelebihan tersebut bisa untuk menambah budget ban yang harganya kini selangit.
“Kalau yang belang hitam putih itu berapa bang?” kataku kemudian
“Nah yang itu Super biasa. Satu juta tujuh ratus lima puluh ribu rupiah” katanya

Belum sempat aku menawar, di sebelahku berdiri seorang kakek menanyakan harga kambing coklat Mega Super tadi. Meskipun pakaian “korpri” yang ia kenakan lusuh, tetapi wajahnya masih terlihat segar.
“Gagah banget kambing itu. Berapa harganya mas?” katanya kagum.
“Dua juta tidak kurang tidak lebih kek.” kata si pedagang setengah malas menjawab setelah melihat penampilan si kakek.
“Weleh larang men regane (mahal benar harganya)?” kata si kakek dalam bahasa Purwokertoan ” bisa di tawar-kan ya mas?” lanjutnya mencoba negosiasi juga.
“Cari kambing yang lain aja kek.” si pedagang terlihat semakin malas meladeni.
“Ora usah (tidak) mas. Aku arep sing apik lan gagah Qurban taun iki (Aku mau yang terbaik dan gagah untuk Qurban tahun ini) Duit-e (uangnya) cukup kanggo (untuk) mbayar koq mas. ” katanya tetap bersemangat seraya mengeluarkan bungkusan dari saku celananya. Bungkusan dari kain perca yang juga sudah lusuh itu di bukanya, enam belas lembar uang seratus ribuan dan sembilan lembar uang lima puluh ribuan dikeluarkan dari dalamnya.
“Iki (ini) dua juta rupiah mas. Weduse (kambingnya) dianter ke rumah ya mas?” lanjutnya mantap tetapi tetap bersahaja.

Si pedagang kambing kaget, tidak terkecuali aku yang memperhatikannya sejak tadi. Dengan wajah masih ragu tidak percaya si pedagang menerima uang yang disodorkan si kakek, kemudian di hitungnya perlahan lembar demi lembar uang itu.
“Kek, ini ada lebih lima puluh ribu rupiah” si pedagang mengeluarkan selembar lima puluh ribuan
“Ora ono ongkos kirime tho…?” (Enggak ada ongkos kirimnya ya?) si kakek seakan tahu uang yang diberikannya berlebih
“Dua juta sudah termasuk ongkos kirim” si pedagang yang cukup jujur memberikan lima puluh ribu ke kakek ” mau di antar ke mana mbah?” (tiba-tiba panggilan kakek berubah menjadi mbah)
“Alhamdulillah, lewih (lebih) lima puluh ribu iso di tabung neh (bisa ditabung lagi)” kata si kakek sambil menerimanya ” tulung anterke ning deso cedak kono yo (tolong antar ke desa dekat itu ya), sak sampene ning mburine (sesampainya di belakang) Masjid Baiturrohman, takon ae umahe (tanya saja rumahnya) mbah Sutrimo pensiunan pegawe Pemda Pasir Mukti, InsyaAllah bocah-bocah podo ngerti (InsyaAllah anak-anak sudah tahu). “

Setelah selesai bertransaksi dan membayar apa yang telah di sepakatinya, si kakek berjalan ke arah sebuah sepeda tua yang di sandarkan pada sebatang pohon pisang, tidak jauh dari X-Trail milikku. Perlahan diangkat dari sandaran, kemudian dengan sigap di kayuhnya tetap dengan semangat.
Entah perasaan apa lagi yang dapat kurasakan saat itu, semuanya berbalik ke arah berlawanan dalam pandanganku. Kakek tua pensiunan pegawai Pemda yang hanya berkendara sepeda engkol, sanggup membeli hewan Qurban yang terbaik untuk dirinya.

Aku tidak tahu persis berapa uang pensiunan PNS yang diterima setiap bulan oleh si kakek. Yang aku tahu, di sekitar masjid Baiturrohman tidak ada rumah yang berdiri dengan mewah, rata-rata penduduk sekitar desa Pasir Mukti hanya petani dan para pensiunan pegawai rendahan. Yang pasti secara materi, sangatlah jauh di banding penghasilanku sebagai Manajer perusahaan swasta asing.
Yang sanggup membeli rumah di kawasan cukup bergengsi Yang sanggup membeli kendaraan roda empat yang harga ban-nya saja cukup membeli seekor kambing Mega Super. Yang sanggup mempunyai hobby berkendara moge (motor gede) dan memilikinya Yang sanggup mengkoleksi “raket” hanya untuk olah-raga seminggu sekali Yang sanggup juga membeli hewan Qurban dua ekor sapi sekaligus.
Tapi apa yang aku pikirkan? Aku hanya hendak membeli hewan Qurban yang jauh di bawah kemampuanku yang harganya tidak lebih dari service rutin mobil X-Trail, kendaraanku di dunia fana. Sementara untuk kendaraanku di akhirat kelak, aku berpikir seribu kali saat membelinya.
Ya Allah, Engkau yang Maha Membolak-balikan hati manusia balikkan hati hambaMu yang tak pernah berSyukur ini ke arah orang yang pandai menSyukuri nikmatMu
(Cikini, 12-11-07)



Jumat, 28 Oktober 2011

Misteri 2012??

hanya sekedar info,,
saat buka facebook, ada wacana seperti ini...



#copas lagi dari grup tetangga

Repost dari Temen yang kuliah di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta :

Bukanya saya mencoba meramal ...
Di Pembahasan Tafsir Hadis tadi di Kampus(UIN) membahas tentang "Misteri 2012"
Tahukah Sahabat ???
Coba lihat kalendar untuk tahun 2012...
01 Ramadhan pada tahun 2012 jatuh pada 20 Juli yaitu hari Jum'at, Jadi tanggal 03 Agutus 2012 bersamaan dengan 15 Ramadan, juga tepat pada hari Jum'at.

Hal ini, sangat terkait dengan salah satu hadist Nabi SAW tentang adanya suara dahsyat yang akan terjadi pada tengah malam pertengahan Ramadhan, yaitu hari Jum'a...t 15 Romadhan di bumi ini. Suara dahsyat dari langit yang akan mengejutkan semua orang yang sedang tidur...

Hadits ini diterima dari Ibnu Mas'ud, Rasulullah SAw bersabda "Apabila ada suara dahsyat tepat di bulan Ramadhan,maka itu akan terjadi beruntun di bulan Syawal-nya, banyak diantara golongan manusia lebih memisahkan diri di bulan dzulhijjahnya, pertumpahan darah banyak terjadi di bulan dzulhijjah tersebut, ketika masuk bulan muharram, mereka bertanya sampai tiga kali, apa yang harus kami lakukan di bulan muharram? sayang sayang mereka tidak mengetahui dan apa yang yang harus dilakukan di muharram, antara manusia saat itu banyak saling membunuh"

Apa suara dahsyat itu Ya Rasululkah? Sahabat bertanya kepada Rasulullah SAW. "Suara keras itu adalah mulai terjadi di pertengahan bulan Ramadhan, yang bertepatan di malam jum'at, suara dahsyat itu mengagetkan orang-orang yang sedang tidur, menjatuhkan orang yang sedang berdiri, mengempaskan segala benda jauh keluar dari kamar-kamarnya, malam jum'at pertengahan Ramdhan itu terjadi goncangan dahsyat dan cuaca sangat dingin.. Apabila bulan Ramadhan itu tepat di tahun itu (Jika terjadi tahun 2012 ini) Apabila kalian sedang melaksanakan shalat subuh malam jum'at di pertengahan bulan Ramadhan tersebut masukklah ke dalam rumah, kuncilah pintunya, tutuplah kepala kalian, lindungi tubuh kalian dan tutuplah telinga kalian.. apabila kalian merasakan suara dahsyat, menyungkurlah sujud dan bacalah tasbih ini سبحان القدوس، سبحان القدوس، ربنا القدوس karena sesungguhnya apabila kalian melakukan hal itu niscaya selamat, jika tidak maka tentunya akan binasa.. (HR Abu Nu'em)

Catatan :
Satu suara yang amat dahsyat akan kita dengar dari langit, bukan kiamat tetapi huru hara tersebut akan melenyapkan umat manusia di atas muka bumi ini sebanyak 2/3 penghuni bumi, yang tinggal hanya 1/3 saja. Menurut kajian NASA, pada 21-12-2012 satu planet yg yang dikenali planet X akan melintasi bumi, Adakah kita semua ini tergolong dalam 1/3 itu? Hanya ALLAH yang Maha Mengetahui..

Yang penting kita perbanyakkan IBADAH dan berDOA agar kita termasuk dalam golongan yangg dilindungi Allah SWT ...

Wallahu a'lam ..,,,

Rabu, 26 Oktober 2011

Pensil

Seorang anak bertanya kepada neneknya yang sedang menulis sebuah surat.

“Nenek lagi menulis tentang pengalaman kita ya? atau tentang aku?”

Mendengar pertanyaan si cucu, sang nenek berhenti menulis dan berkata kepada cucunya,

“Sebenarnya nenek sedang menulis tentang kamu, tapi ada yang lebih penting dari isi tulisan ini yaitu pensil yang nenek pakai. Nenek harap kamu bakal seperti pensil ini ketika kamu besar nanti”, ujar si nenek lagi.Mendengar jawaban ini, si cucu kemudian melihat pensilnya dan bertanya kembali kepada si nenek ketika dia melihat tidak ada yang istimewa dari pensil yang nenek pakai.

“Tapi nek, sepertinya pensil itu sama saja dengan pensil yang lainnya”, Ujar si cucu.

Si nenek kemudian menjawab,

“Itu semua tergantung bagaimana kamu melihat pensil ini. Pensil ini mempunyai 5 kualitas yang bisa membuatmu selalu tenang dalam menjalani hidup, kalau kamu selalu memegang prinsip-prinsip itu di dalam hidup ini”,

Si nenek kemudian menjelaskan 5 kualitas dari sebuah pensil.

pertama:

pensil mengingatkan kamu kalau kamu bisa berbuat hal yang hebat dalam hidup ini. Layaknya sebuah pensil ketika menulis, kamu jangan pernah lupa kalau ada tangan yang selalu membimbing langkah kamu dalam hidup ini. Kita menyebutnya Allah, Dia akan selalu membimbing kita menurut kehendakNya”.

kedua:

dalam proses menulis, nenek kadang beberapa kali harus berhenti dan menggunakan rautan untuk menajamkan kembali pensil nenek. Rautan ini pasti akan membuat si pensil menderita. Tapi setelah proses meraut selesai, si pensil akan mendapatkan ketajamannya kembali. Begitu juga dengan kamu, dalam hidup ini kamu harus berani menerima penderitaan dan kesusahan, karena merekalah yang akan membuatmu menjadi orang yang lebih baik”.

ketiga:

pensil selalu memberikan kita kesempatan untuk mempergunakan penghapus, untuk memperbaiki kata-kata yang salah. Oleh karena itu memperbaiki kesalahan kita dalam hidup ini, bukanlah hal yang jelek. Itu bisa membantu kita untuk tetap berada pada jalan yang benar”.

keempat:

bagian yang paling penting dari sebuah pensil bukanlah bagian luarnya, melainkan arang yang ada di dalam sebuah pensil. Oleh sebab itu, selalulah hati-hati dan menyadari hal-hal di dalam dirimu”.

kelima:

sebuah pensil selalu meninggalkan tanda/goresan…
Seperti juga kamu, kamu harus sadar kalau apapun yang kamu perbuat dalam hidup ini akan tinggalkan kesan. Oleh karena itu selalulah hati-hati dan sadar terhadap semua tindakan” 




http://www.facebook.com/media/set/?set=a.193331867411864.48185.105363279542057&type=1

Bangkit!!!

mencoba lupakan tentangmu
lupakan
lupakan....

terfokus hanya pada 1 tujuan
untuk ibu
untuk ayah
dan untuk keluargaku tercinta..

InsyaALLAH aku takkan mengecewakan kalian
aku sedang berusaha untuk membahagiakan kalian
masa depan yang akan membuat kalian bangga
Aamiin

I LOVE MY FAMILY

SEMANGAT!!!
:D